WEBTORIAL

Sisa Masa Jabatan Wali Kota Erman Safar, Satu per Satu Program Bukittinggi Hebat Direalisasikan

2
×

Sisa Masa Jabatan Wali Kota Erman Safar, Satu per Satu Program Bukittinggi Hebat Direalisasikan

Sebarkan artikel ini
Program Bukittinggi Hebat
Wali Kota Erman Safar menerima penghargaan BUMD Award 2023 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Ia menjelaskan, misi hebat dalam sektor pendidikan diwujudkan melalui program subsidi uang komite untuk pelajar tingkat SMA se-Kota Bukittinggi, dengan tujuan untuk meringankan beban warga di bidang pendidikan.

Selama tahun 2023 ini ada sebanyak 5.695 pelajar SMA negeri dan swasta sederajat se-Kota Bukittinggi terbebas dari uang komite. Dengan rincian 5.097 pelajar SMA, SMK dan SLB negeri, serta 598 pelajar SMA, SMK dan SLB swasta.

Tidak hanya uang komite, 517 guru tidak tetap atau Non-Pegawai Negeri Sipil (PNS) di sekolah tersebut juga menerima bantuan insentif dari Pemko Bukittinggi. Kemudian hal lain di pendidikan, sejak tahun 2022 Kota Bukittinggi juga telah mulai menerapkan program muatan lokal Budaya Adat Minangkabau (BAM) bagi pelajar SD dan SMP negeri.

Baca Juga  DPRD Kabupaten Solsel Tetapkan Enam Fraksi
Penyerahan bantuan sembako bagi keluarga penerima manfaat.

Program ini berkolaborasi dengan ninik mamak, tokoh adat dan bundo kanduang. Penerapan muatan lokal ini diberikan untuk membekali generasi muda dengan kekuatan iman yang dibalut dengan adat budaya Minangkabau. Dengan program ini diharapkan akan lahir generasi muda Bukittinggi yang hebat. “Untuk bidang pendidikan ini, Kota Bukittinggi kembali menjadi barometer pendidikan di Sumbar. Hal ini terlihat pada hasil asesmen nasional,” katanya. 

Dalam rangka mewujudkan misi hebat dalam sektor kesehatan dan lingkungan hidup, jelas Erman Safar, Pemko Bukittinggi berusaha mewujudkan masyarakat Bukittinggi yang sehat, mandiri dan madani.

Baca Juga  Pengamat Ekonomi Unand: Sumbar Harus Miliki Basis Ekonomi

Untuk bidang kesehatan ini ada beberapa program yang telah dijalankan seperti menambah peserta penerima bantuan iuran jaminan kesehatan bagi keluarga miskin. Program ini sebagai bentuk komitmen dari pemerintah daerah untuk mencapai Universal Health Coverage (UHC).