POLITIK

Pilkada Makin Dekat, Bacalon Bupati Pessel Welly Bernando Terus Jalin Silahturahmi dan Komunikasi

3
×

Pilkada Makin Dekat, Bacalon Bupati Pessel Welly Bernando Terus Jalin Silahturahmi dan Komunikasi

Sebarkan artikel ini
Bacalon Bupati Pessel Welly

“Uda Rudi ini memiliki sejuta ilmu dan pengalaman dalam perpolitikan Pessel. Apa yang beliau sampaikan adalah daging semua dan itu akan kita terapkan kedepannya,” kata Welly.

Sementara itu, Rudi Hariyansyah menyambut baik niat Welly Bernando tersebut. Ia juga mendorong Welly untuk terus maju pada Pilkada mendatang.

Rudi mengatakan, pertemuannya dengan Welly banyak membahas tentang tupoksi seorang kepala daerah dalam memimpin Pessel. Menurut Rudi, seorang pemimpin sudah seyogyanya menunaikan tugas dan amanah yang diembannya semaksimal mungkin.

Rudi menyampaikan tentang beberapa intisari penting yang wajib dimiliki oleh seorang kepala daerah dalam memimpin Pessel. Utamanya di era disrupsi yang serba dituntut adaptif terhadap segala perubahan jaman.

Baca Juga  Hendri Septa Jawab Program yang Disinggung Calon Wali Kota Padang: Semua Sudah Kami Kerjakan, Melampaui Target dalam Waktu 2,5 Tahun

“Saya yakin, Welly punya kemampuan, punya kelebihan. Saya juga begitu. Menjadi pemimpin, yang paling rumit adalah bagaimana kapasitas, kemampuan dan amanah yang kita miliki bisa kita optimalkan. Dan itu membutuhkan ketahanan dan dukungan,” paparnya.

Rudi yakin modal yang telah dimiliki Welly Bernando saat ini mampu mengantarkannya menang dalam Pilkada Pessel mendatang. “Pemimpin itu punya tanggungjawab besar. Semuanya berawal dari pengalaman. Pengalaman kerja, ilmu dan kesempatan yang datang dari manapun. Karena pemimpin punya tanggungjawab, punya beban tugas,” ucapnya.

Baca Juga  Balon Wali Kota Heri Tito Rinaldi Mendaftar di PAN Bukittinggi

Rudi juga berpesan kepada Welly untuk selalu menghadirkan optimisme terutama dalam menjalankan roda kepemimpinan jika terpilih dalam Pilkada Pessel mendatang.

“Pemimpin yang kaya itu tidak terlalu banyak bicara tetapi selalu menghadirkan optimisme dan beresiko untuk diri kita sendiri. Saya berharap menjadi seorang pemimpin harus bisa mengolah menajemen pemerintah,” katanya. (*)