“Berbeda dengan bank sampah lainnya, bank sampah ini hanya menerima donasi sampah anorganik seperti botol, kaleng, thinwall dan lain-lain dalam keadaan bersih,” tuturnya.
Sedangkan sampah organik seperti kulit buah dan sayur kita minta untuk dapat dikompos di rumah masing-masing. Pihaknya juga layani penjemputan pilahan sampah tersebut. Diungkapkannya saat ini Al Jero WM telah melayani nasabah sebanyak 18 rumah tangga atau 1 RT, dengan lebih kurang 410 kg sampah.
“Saat ini tersedia 9 lazy composter dari galon bekas yang bisa dimiliki warga secara gratis. Kita juga bisa mengumpulkan 100 liter minyak jelantah perbulan dari 18 rumah tersebut. Kita barter 7 kg minyak jelantah dengan 1 liter minyak goreng,” ujarnya.
Dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, tambahnya, Pa.Jero mengelar kampanye untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dari sampah serta pemilahannya pada Ahad (2/6/2024) di Lapangan Bancalaweh.
“Ke depan kita akan rintis kerja sama dengan pengelola Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Tri Murni, Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Harapan dan Panti Asuhan Muhammadiyah serta beberapa sekolah boarding,” sebutnya.
Pihaknya juga akan lakukan gerakan di kelurahan bekerja sama dengan pengurus masjid atau musala yaitu sedekah sampah dari masyarakat.
“Semoga dengan hal kecil ini kita bisa bersama-sama bersatu mengurangi produksi sampah di Padang Panjang,” harapnya. (*)





