PENDIDIKAN

Hari Ini PPDB SMP Dimulai, Disdikbud Sediakan 12 Ribu Kursi

1
×

Hari Ini PPDB SMP Dimulai, Disdikbud Sediakan 12 Ribu Kursi

Sebarkan artikel ini
Dinas Pendidikan atau Disdik Sumbar menegaskan pelaksanaan PPDB berjalan dengan transparan dan berintegritas
Dinas Pendidikan atau Disdik Sumbar menegaskan pelaksanaan PPDB berjalan dengan transparan dan berintegritas

PADANG, HARIANHALUAN.ID — Sebanyak 12 ribu kursi untuk siswa baru  Sekolah Menengah Pertama (SMP) disediakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini. Sementara itu siswa SD yang tamat pada tahun ini sebanyak 16 ribu orang.

“Untuk siswa yang tidak tertampung bisa masuk ke sekolah swasta. PPDB tahap pertama sendiri kami buka pada 13 Juni sampai 16 Juni.  Pengumuman kelulusan pada 19 Juni dan dilanjutkan pendaftaran ulang ke sekolah 20 sampai 22 Juni,”ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislopa, Rabu (12/6).

Baca Juga  Innalillahi..! Tragedi Maut di Stadion Kanjuruhan Malang, 127 Orang Tewas Terinjak-injak

Sementara itu untuk penerimaan tahap kedua dibuka pada 23 Juni 2024 hingga 26 Juni 2024 Pengumuman kelulusan pada 27 Juni, serta pendaftaran ulang pada 28-29 Juni 2024. “PPDB tahap kedua ini untuk jalur afirmasi, perpindahan tugas orang tua dan prestasi,” ujarnya lagi.

Lebih jauh dikatakan Yopi, penerimaan siswa SMP untuk jalur zonasi sebanyak 55 persen, jalur afirmasi 17 persen, jalur prestasi 23 persen dan 5 persen untuk jalur perpindahan orang tua.  “Kita mengimbau orangtua yang tidak mengerti atau paham cara mendaftar PPDB online ini bisa mendatangi sekolah,”katanya.

Baca Juga  DWP Disdik Sumbar Adakan Pertemuan di SMKN 1 Lembah Gumanti

Ia mengatakan, PPDB tahun ini sebanyak 22 sekolah swasta bergabung dari 56 sekolah swasta tingkat SMP se-Kota Padang. Sekolah swasta yang tergabung harus mengikuti aturan sesuai Perwako PPDB tahun ajaran 2024/2025.

 “Sekolah swasta yang tergabung dengan PPDB kita tidak boleh memungut biaya sepeserpun kepada calon siswa yang mendaftar di sekolah tersebut. Kami terus mengawasi, jika kedapatan akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.(*)