UTAMA

Andre Rosiade: Pencabutan Larangan Ekspor CPO Akibat Tekanan Oligarki

1
×

Andre Rosiade: Pencabutan Larangan Ekspor CPO Akibat Tekanan Oligarki

Sebarkan artikel ini
Diskusi andre
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade saat diskusi dengan tema "Bagaimana Sikap DPR Menghadapi Mafia Migor" di Media Center DPR RI, Jumat (20/5/2022). IST

HALUANNEWS, JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade menduga kebijakan pemerintah mencabut kembali larangan ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya akibat tekanan oligarki.

“Jadi, dugaan kami di Komisi VI DPR memang ada perlawanan dari oligarki-oligarki yang menunjukkan kesaktiannya dengan berhasil mencabut peraturan ini. Mereka menggunakan petani dengan menurunkan harga tandan buah segar (TBS) petani,” kata Andre dalam diskusi dengan tema “Bagaimana Sikap DPR Menghadapi Mafia Migor” di Media Center DPR RI, Jumat (20/5/2022).

Baca Juga  LPM Piai Hadir Memberikan Solusi Strategis Mengatasi Permasalahan Masyarakat

Anggota DPR dari daerah pemilihan (dapil) Sumbar itu sudah melihat adanya permainan oligarki dalam kasus kelangkaan dan melonjaknya harga minyak goreng (migor) tersebut.

“Berbagai kebijakan telah diambil pemerintah, namun persoalan minyak goreng ini belum bisa terselesaikan secara tuntas,” kata Andre.

Dimulai dari Permendag No. 6/2022 yang berlaku 1 Februari dengan penetapan DMO dan DPO.

Lalu dilanjut dengan kebijakan Permendag Nomor 11 Tahun 2022 dan Permenperin Nomor 8 Tahun 2022 dengan menetapkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng curah Rp14.000 dan minyak goreng dalam kemasan disesuaikan dengan mekanisme pasar.

Baca Juga  XLSMART Resmi Berdiri, Hadirkan Konektivitas Lebih Berkualitas di Sumatera