“Kami minta kolaborasi dalam intervensi dapat berjalan antar sektor, yakni sektor Kesehatan dan non Kesehatan, karena keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh dukungan kolaborasi antar sektor ini,” pungkasnya.
Kolaborasi yang dimaksud yaitu, melalui pembangunan sanitasi air bersih, penyediaan pangan yang aman dan bergizi, dan membangkitkan pemahaman serta kepedulian masing-masing individu, berikut masyarakat.
Diketahui, dalam penanganan percepatan penurunan angka prevalensi stunting, Bupati Solok Selatan mendapatkan anugerah Penghargaan piagam tertinggi Manggala Karya Kencana (MKK) tahun 2024 dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI.
Penghargaan ini diberikan, atas dedikasi dalam keberhasilan Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan KB (Bangda Kencana) serta percepatan penurunan stunting.
Adanya penghargaan tersebut, Bupati Solok Selatan, H. Khairunas berpesan agar semakin meningkatkan komitmen dan kerja keras seluruh jajaran beserta seluruh masyarakat, terus membangun keluarga berkualitas demi mempersiapkan generasi yang berkualitas di Kabupaten Solok Selatan. (*)





