POLITEKNIK NEGERI PADANG

Dorong Peningkatan Layanan Pengelolaan Homestay Pantai Air Manis, Tim Pengabdian Dosen D4 Destinasi Pariwisata PNP Gelar Pelatihan

0
×

Dorong Peningkatan Layanan Pengelolaan Homestay Pantai Air Manis, Tim Pengabdian Dosen D4 Destinasi Pariwisata PNP Gelar Pelatihan

Sebarkan artikel ini

PADANG, HARIANHALUAN.ID– Tim pengabdian dosen Politeknik Negeri Padang (PNP) menggelar pelatihan peningkatan kapasitas pengelola Homestay bagi anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Air Manis Kota Padang Minggu (28/7/2024) kemarin.

Kegiatan pelatihan yang diikuti belasan pengelola Homestay dan anggota Pokdarwis Pantai Air Manis ini, dipimpin langsung oleh Dosen Prodi D4 Destinasi Pariwisata Zengga, S.ST., M.Par selaku Ketua, serta beranggotakan Rifdatul Husna, S.ST., M.Par dan Windy Della Sari, S.ST.Par.,M.Par dan juga salah satu mahasiswa Destinasi Pariwisata yang bernama Alkahfi Putrama.

Baca Juga  Dosen Akuntansi Politeknik Negeri Padang Berikan Pelatihan di SMK Taruna 1 Padang

Ketua Pengabdian dosen PNP di Pantai Air Manis, Zengga dalam pemaparannya menyampaikan, pengelola Homestay merupakan salah satu ujung tombak penggerak aktivitas pariwisata di destinasi wisata.

“Oleh karena itu pengelola Homestay harus memiliki pengetahuan serta keterampilan yang cukup dalam mengelola maupun melayani wisatawan yang singgah untuk menginap,” ujarnya.

Zengga menjelaskan, Homestay pada dasarnya merupakan rumah tinggal yang sebagian kamarnya disewakan kepada tamu dalam jangka waktu tertentu untuk mempelajari budaya setempat maupun rutinitas tertentu.

Baca Juga  Jurusan Teknik Mesin PNP Laksanakan Pengabdian Masyarakat di Kelompok Tani Makmur Batu Gadang

Berangkat dari pengertian itu, tamu yang menginap di Homestay sudah seharusnya diberikan kesempatan untuk terlibat langsung dalam rutinitas aktivitas sosial kemasyarakatan maupun budaya yang dilakukan tuan rumah bersama masyarakat sekitar.

“Hal ini sering tidak dipahami pengelola Homestay. Kebanyakan mereka menganggap Homestay itu sama dengan hotel atau rumah kos. Padahal dari segi pengertian semua itu jelas berbeda,” jelasnya.