SUMBAR

Gelaran Festival Danau Maninjau 2024, Pentingnya Pengalaman Nilai Adat dan Budaya

8
×

Gelaran Festival Danau Maninjau 2024, Pentingnya Pengalaman Nilai Adat dan Budaya

Sebarkan artikel ini


“Kita meyakini, BPK Wilayah III Kemendikbudristek RI mengangkat kegiatan ini
bukan sekadar untuk pertunjukan, tapi agar bagaimana kita aktif melestarikan adat dan
budaya, serta aktif mengamalkan nilai yang ada di dalamnya,” ujar Mahyeldi mengakhiri.


Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Agam Andri Warman mengaku sangat berterima kasih atas digelarnya kembali Fest Dama pada tahun ini. Ia pun bepesan agar suasana keakraban di tengah masyarakat terus terbangun dalam wadah-wadah pelestarian adat dan budaya.

Baca Juga  Hanya Ada 4 di Indonesia, Wali Kota Pariaman Genius Umar Cek Pembangunan Fasilitas PDU Sampah


“Kami sangat bangga atas digelarnya kembali Fest Dama pada tahun ini. Kami ucapkan terima kasih kepada BPK Wilayah III Sumbar, segenap panitia, Pemprov Sumbar, serta
masyarakat yang berkomitmen untuk kesuksesan acara ini. Tentu kita berharap festival ini terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya,” ujar Andri Warman.


Di sisi lain, Kepala BPK Wilayah III Sumbar melalui Ketua Tim WBTb, Hasanadi menyebutkan bahwa gelaran Fest Dama 2024 di Nagari Paninjauan adalah gelaran tahun ketiga sejak pertama digelar pada 2022 lalu.

Baca Juga  TP PKK Parupuk Tabing Wakili Padang ke Tingkat Provinsi, Ny. Genny Hendri Septa: Target Kita Tak Muluk-muluk, Cukup Juara!


Adapun pada tahun ini, panitia mengangkat tema “Mambangkik Batang Tarandam serta Mangumpuaan nan Taserak untuk Pemajuan Kebudayaan Masyarakat Salingka Danau Maninjau”.


“Dalam rangkaian kegiatan ini, kita menggelar pemutaran film budaya, tradisi Bahondoh,
eksibisi baju kuruang basiba, penampilan kesenian anak nagari, hingga seminar pelestarian kebudayaan Salingka Danau Maninjau yang menghadirkan para pembicara berkompeten. Kebudayaan memang harus kita bangkitkan, dan kemudian kita apungkan ke
tengah,” ujarnya. (*)