UTAMA

Punya 440 Ribu Nasabah di Seluruh Sumbar, Lewat Mekaar, PT. PNM Terus Berdayakan Kaum Ibu

1
×

Punya 440 Ribu Nasabah di Seluruh Sumbar, Lewat Mekaar, PT. PNM Terus Berdayakan Kaum Ibu

Sebarkan artikel ini
Pemimpin Cabang PT. PNM Padang, Yulia Vitria Yohannes; PIC Remedial, Dedek Ismail; PIC Pelatihan Karyawan, Ririn; dan PIC Pelatihan Nasabah, Yopi menerima kunjungan silaturahmi Tim Haluan di Kantor Cabang PNM Padang, Rabu (7/8). IST

“Melalui program PNM Peduli sebanyak ratusan bantuan telah kami bagikan kepada nasabah yang terdampak bencana di Pessel, Tanah Datar, dan Pasaman. Hal itu dilakukan untuk meringankan beban mereka,” ucapnya.

Di samping produk PNM yang diperuntukkan untuk perempuan, PNM juga menyediakan permodalan Unit Layanan Modal Mikro (UlaMM) yang merupakan program yang memberikan pelayanan pinjaman modal kepada usaha kecil dan menengah yang sudah menjalani usaha minimal 2 tahun dengan memiliki prospek yang baik. Untuk pinjaman, diberikan hingga Rp200 juta dengan agunan berupa sertifikat rumah dan lainnya.

Baca Juga  Atraksi Kesenian Budaya Minangkabau Pukau Ribuan Pengunjung di Makassar International Eight Festival

Pada kesempatan yang sama, Manager Iklan Harian Haluan, Andri Yusran, didampingi Redaktur Pelaksana, Hamdani Syafri; Redaktur Ekonomi dan Bisnis, Afrianita, serta Sekretaris Redaksi, Dafit Revalon memperkenalkan Haluan sebagai media tertua di Sumbar yang berdiri sejak 1948.

Saat ini, katanya, Haluan memberikan ruang bagi para guru untuk mengirimkan tulisan artikel maupun kegiatan sekolahnya dan ini sudah dikerjasamakan di sekolah-sekolah di Kabupaten Pessel dengan langgaran 500 eksemplar koran.

“Kami menyediakan rubrikasi yang dibutuhkan bagi masyarakat. Ada halaman pendidikan, halaman ekonomi dan bisnis (ekbis), UMKM, dan pariwisata. Seperti rubrikasi ekbis dan UMKM untuk mempublikasikan usaha dari mitra Haluan,” katanya.

Baca Juga  Pemprov Sumbar Evaluasi Kinerja 2024

Ia mengatakan,, Haluan memiliki program jurnalistik nagari yang memberikan pelatihan jurnalistik kepada wali nagari dan perangkatnya agar bisa menulis kegiatan dan program nagari mereka. Saat ini, pelatihan jurnalistik nagari sudah memasuki angkatan ke-12 dengan 300 lebih nagari sudah diberikan pelatihan jurnalistik.