SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.ID- Program penyaluran beras cadangan pangan pemerintah (BP-CBP) tahap ketiga kembali dijalankan oleh Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan (Solsel). Kecamatan Sangir menjadi daerah pertama yang menerima bantuan ini.
Pada tahapan ini, Solsel memperoleh bantuan beras untuk 12.104 KPM tersebar di 7 Kecamatan. Khusus untuk wilayah Sangir bantuan yang disalurkan diberikan kepada 3.098 KPM.
Wabup Solsel Yulian Efi mengatakan penyaluran bantuan dari Presiden RI melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) tersebut, berkolaborasi dengan PT. Pos Indonesia dan Bulog.
“Pada tahap 3 ini, sebanyak 12.104 KPM akan menerima bantuan beras masing-masing 10 kg selama 3 bulan dimulai bulan Agustus, Oktober dan Desember 2024,” kata Yulian Efi, di Lapangan RTH Padang Aro, Jum’at (23/8).
Program ini merupakan salah satu upaya dari Pemerintah untuk melakukan pemulihan ekonomi dan pengendalian inflasi serta meringankan beban masyarakat.
Untuk tahun 2024 ini data penerima bantuan menggunakan data penyasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim (P3KE) dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Sasaran KPM merupakan masyarakat yang juga terdata padaProgram Keluarga Harapan (PKH)/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban para penerima manfaat selama beberapa waktu kedepan. (*)





