Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
SOLOK SELATAN

BBI Dispertan Solsel Siap Edarkan 1 Ton Bibit Beras Merah

0
×

BBI Dispertan Solsel Siap Edarkan 1 Ton Bibit Beras Merah

Sebarkan artikel ini

Teks foto: Kepala UPTD BBI Solsel, Yusri meninjau lahan bibit beras merah siap panen, Selasa (27/8). ABDUL QODIR

SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.ID – Ketersediaan beras merah jenis padi ladang atau dikenal juga dengan padi gogo tengah dipersiapkan oleh Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) melalui UPTD Balai Benih Induk di Golden Arm.

“Bibit beras merah yang disiapkan ini adalah jenis varietas lokal dengan nama Guliang Tandai Merah yang telah memiliki sertifikat dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian di Kementrian Pertanian RI,” kata Kepala UPTD BBI Golden Arm, Yusri di Golden Arm, Selasa (27/08/2024).

Baca Juga  Alhamdulillah, 6 Awak Kapal Tenggelam yang Hilang di Perairan Air Bangis Ditemukan Selamat

Guliang Tandai Merah ini juga telah dikembangkan oleh sebagian masyarakat di Jorong Tandai, Nagari Lubuk Gadang Tenggara Kecamatan Sangir yang dimanfaatkan sebagai makanan pokok.

Selain itu beras merah ini dimanfaatkan masyarakat sekitar sebagai makanan alternatif untuk penderita diabetes. Sebagaiman diketahui jenis beras ini memilki kadar kolesterol yang rendah sehingga baik untuk kesehatan penderita diabetes.

Menurut Yusri, BBI Golden Arm sangat intens dalam mempersiapkan bibit tanaman pangan diantaranya beras merah, beras hitam dan beras putih. Begitu juga dengan jenis bibit tanaman Holtikultura lain seperti durian, manggis dan lainnya.

Yusri menyebut jumlah bibit yang akan disebarluaskan ini diperkirakan akan mencapai 1 Ton, sementara saat ini pihak BBI baru akan melakukan tahapan pemanenan dengan target 1,5 Ton beras.

Baca Juga  Dukung Fadly-Maigus,Golkar Padang Yakin "Pecah Telur" Menang Pilkada

“Untuk beras merah yang akan dipanen dalam waktu dekat sebagai persiapan bibit seluas 250 meter persegi. Hasilnya sekitar 1 ton lebih, tapi target awal kita itu sekitar 1,5 ton,” katanya.

Lebih lanjut, Yusri menerangkan bibit ini bisa diajukan oleh seluruh masyarakat melalui proposal di kelompok tani dengan tetap memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Kita salurkan nanti kepada Kelompok Tani atas permintaan mereka, jumlahnya tergantung luas areal tanam, kira-kira 35 sampai 40 kg per hektarnya,” imbuhnya. (*)