Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
RANAH & RANTAU

Aktifkan Lahan Tidur, Nagari Lareh Nan Panjang Dikunjungi Kementan

0
×

Aktifkan Lahan Tidur, Nagari Lareh Nan Panjang Dikunjungi Kementan

Sebarkan artikel ini

Cepatnya pergerakan dari kelompok tani dan Pemerintah Nagari Lareh Nan Panjang Selatan dengan memanfaatkan pompanisasi tersebut, Kementerian Pertanian yang didampingi Dinas Pertanian Kabupaten Padang Pariaman langsung meninjau ke lokasi.

Dalam kesempatan tersebut Wali Nagari Lareh Nan Panjang Selatan, Zainal, S.S.T.Pi., NL.P., CPA., CPArb menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pertanian atas bantuan mesin pompanisasi yang telah diberikan.

“Sehingga lahan kami yang sudah lama tidur dikarenakan masalah irigasi, tidak dapat dialiri air dapat digarap kembali oleh para petani. Dan kami mengucapkan terimakasih atas perhatiannya yang diberikan kepada kami,” ucapnya.

Baca Juga  Berkolaborasi dengan Telkom University, PNP Bekali Digital Marketing & Branding Bagi Pelaku UMKM dan Perangkat Nagari di Agam

Sementara Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan yang Merangkap Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Padang Pariaman, Yurisman Yakub, SP, MM, mengatakan bahwa pemerintah berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan hasil tani.

“Maka dari itu, kami selalu diingatkan dan diperintahkan Bapak Bupati selalu untuk menjalin kerja sama dan berkolaborasi dengan semua pihak untuk menanggulangi permasalahan yang dihadapi masyarakat tani dan kelompok tani di Padang Pariaman. Usulan peningkatan area tanam melalui pompanisasi di Keltan Mutiara ini merupakan buah bernas hasil kolaborasi. Terima Kasih Pak Menteri Pertanian dan Salam dari Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur,” katanya.

Baca Juga  Jangan Lewatkan, Kabar Baik BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan di Nagari Terlindungi

Kedatangan rombongan Kementerian Pertanian ini disambut oleh Camat VII Koto, Yusririzal, S.Sos, Penyuluh Pertanian Elwardi Andriko, Wali Nagari Lareh Nan Panjang Selatan, Zainal, S.S.T.Pi, NL.P,. CPA, CPArb, Babinsa Damris dan Kelompok Tani Nagari Lareh Nan Panjang Selatan. (*)