Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
UTAMA

Pluzi Academy, Bentuk Upaya Pemprov Mencetak Entrepreneur Unggul

2
×

Pluzi Academy, Bentuk Upaya Pemprov Mencetak Entrepreneur Unggul

Sebarkan artikel ini
Tingkatkan kapasitas pelaku UMKM, Pemprov Sumbar melalui PLUT Dinas Koperasi UMKM berkolaborasi dengan CV Arizi Utama menyelenggarakan program Pluzi Academy. IST

PADANG, HARIANHALUAN.ID – Tingkatkan kapasitas pelaku UMKM, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Dinas Koperasi UMKM berkolaborasi  dengan CV Arizi Utama menyelenggarakan program Pluzi Academy.

Sebanyak 44 peserta program Pluzi Academy berhasil lulus dan diwisuda pada Jumat (30/8) kemarin di Aula Kantor Bappeda Sumbar. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy.

Dalam sambutannya, Audy menegaskan program ini merupakan implementasi salah satu progul dalam kepemimpinannya bersama Gubernur Mahyeldi yang dituangkan secara jelas dalam RPJMD Sumbar 2021-2026.

Baca Juga  Pemkab Agam Anggarkan Rp60 Miliar untuk Pengembangan Pantai Tiku

“Kita hadirkan ini untuk membantu UMKM lokal naik kelas dan berdaya saing, baik secara nasional maupun internasional,” tegasnya.

Ia menyebut, program PLUZI Academy hadir sebagai upaya meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM Sumbar secara komprehensif dan terpadu khususnya di bidang pemasaran dan digitalisasi. Dengan durasi waktu penyelenggaraan selama tiga bulan melalui daring dan tatap muka.

“Kelas pembelajaran ini bisa diakses secara gratis oleh para UMKM Sumbar yang telah lulus kurasi,” tegas Audy.

Baca Juga  Fajar/Rian Juara Swiss Open 2022, Ganda Putra Malaysia Kembali Gigit Jari

Lebih lanjut ia berharap para wisudawan dan wisudawati yang telah lulus, dapat segera mengimplementasikan ilmu yang telah mereka miliki. Tidak mesti sempurna untuk mencoba.

Sementara itu, CEO Arizi Utama, Lina Herawaty mengatakan pelatihan ini bertujuan untuk menguatkan UMKM serta membentuk mental pebisnis muda sejak dini untuk menjadi lebih berani dan terukur.

“Kita menjembatani kolaborasi antara Dinas UMKM pemerintah dan masyarakat yang ingin berbisnis namun mengalami keterbatasan modal,” jelasnya. (*)