Di samping mengebut realisasi pembangunan fisik, kepemimpinan efektif Bupati Safaruddin yang diterima semua pihak, juga dinilai berhasil meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Limapuluh Kota dalam kurun waktu empat tahun terakhir.
Pada tahun 2020, IPM Limapuluh Kota hanya sebesar 69,47 persen. Namun setahun setelahnya pada 2021, angka IPM meningkat menjadi 69,68.
Nilai itu terus meningkat menjadi 70,28 pada tahun 2022 hingga akhirnya berhasil menyentuh angka 70,70 persen pada tahun 2023.
“Peningkatan IPM ini mengindikasikan SDM Limapuluh Kota semakin meningkat. Hal itu tidak terlepas dari kerja keras Bupati Safaruddin meningkatkan kualitas layanan publik hingga perluasan jaminan sosial bagi seluruh masyarakat Limapuluh Kota,” jelasnya.
Anwar Anshori mengajak masyarakat Limapuluh Kota membuka mata atas sejumlah capaian makro pembangunan yang telah berhasil ditorehkan Kabupaten Limapuluh Kota sejauh ini.
Ia menegaskan, momentum pesta demokrasi Pilbup 2024 mendatang, akan sangat menentukan keberlanjutan pembangunan Luak Nan Bungsu lima tahun ke depan.
“Jangan salah pilih. Jatuhkan lah pilihan dan amanah kepada sosok yang benar-benar telah teruji dan terbukti ikhlas berbuat banyak bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)





