PADANG PANJANG

Pilkada Damai, FKUB Adakan Dialog Lintas Agama

2
×

Pilkada Damai, FKUB Adakan Dialog Lintas Agama

Sebarkan artikel ini
Menjaga harmonisasi, kerukunan, kedamaian umat beragama dalam menjaga Pilkada damai Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB Kota Padang Panjang adakan Dialog Lintas Tokoh Agama.
Menjaga harmonisasi, kerukunan, kedamaian umat beragama dalam menjaga Pilkada damai Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB Kota Padang Panjang adakan Dialog Lintas Tokoh Agama.

PADANG PANJANG, HARIANHALUAN.ID —  Menjaga harmonisasi, kerukunan, kedamaian umat beragama dalam menjaga Pilkada damai Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB Kota Padang Panjang adakan dialog lintas tokoh agama.

Saat membuka kegiatan tersebut, Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, menyampaikan pentingnya dialog tokoh agama dalam mempromosikan kerukunan antar umat beragama.

“Perbedaan pendapat dan perbedaan lainnya adalah warna kehidupan yang seharusnya menjadikan kita satu terutama dalam pilkada nanti. Saya berharap pada pilkada nanti perbedaan suara tidak memecah belah kita semua,” ujarnya

Baca Juga  Buka Gebyar se Tanah Datar, Bupati Eka Putra: Peran Kader PPKBJ/Sub PPKBJ Sangat Strategis

Sementara Wakapolres, Kompol Eridal, mengharapkan pada pilkada ini tidak menimbulkan konflik dan dapat berjalan dengan baik dan rukun.

Ketua FKUB Padang Panjang, Sehabuddin menyampaikan, kegiatan ini dalam rangka menjaga keharmonisan, kedamaian, kerukunan antarumat beragama. Serta pencegahan konflik umat.

Kakan Kemenag Padang Panjang, Mukhlis berharap perbedaan keberagaman, pendapat, suku, etnis dan agama dapat disatukan seperti makna yang ada pada Bhinneka Tunggal Ika, meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Sama hal nya dengan moderasi beragama.

Baca Juga  Tingkatkan Partisipasi pemilih Pemula, KPU Sijunjung Gelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula di SMAN 3 Sijunjung

Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab, menandai langkah positif menuju kerukunan beragama yang kuat di Padang Panjang. Acara ini dihadiri berbagai tokoh agama, masyarakat dan pemerintah. (*)