Ayo Baca Koran Harian Haluan

Edisi 1 Januari 1970
PADANG

Dinkes Kota Padang Imbau Masyarakat Waspadai DBD

0
×

Dinkes Kota Padang Imbau Masyarakat Waspadai DBD

Sebarkan artikel ini
Dinas Kesehatan atau Dinkes Padang menargetkan pada tahun 2025, tidak ada lagi kasus kematian ibu. 
Dinas Kesehatan atau Dinkes Padang menargetkan pada tahun 2025, tidak ada lagi kasus kematian ibu. 

PADANG, HARIANHALUAN.ID– Dinas Kesehatan atau Dinkes Kota Padang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penyakit demam berdarah dengue (DBD) dengan rutin melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan menerapkan langkah 3M Plus: menguras, menutup, mengubur, serta beberapa tindakan pencegahan lainnya.

Dinkes Kota Padang mencatat hingga September 2024 tercatat 395 kasus DBD. Rinciannya adalah 48 kasus di Januari, 40 kasus di Februari, 34 kasus di Maret, 36 kasus di April, 47 kasus di Mei, 50 kasus di Juni, 49 kasus di Juli, 47 kasus di Agustus, dan 44 kasus di September.

Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), Evawestari, mengatakan bahwa menjaga lingkungan harus menjadi prioritas bersama dengan dukungan dari semua pihak, termasuk kelurahan dan kecamatan.

Baca Juga  Ramadan Tahun Ini, Pemko Padang Kembali Gelar Program Semata

“Menjaga kebersihan lingkungan memerlukan kerja sama semua sektor. Kita harus rutin melakukan PSN dan gotong royong untuk membersihkan lokasi yang berpotensi jadi sarang nyamuk,” jelas Evawestari, melalui keterangan pers yang diterima pada Senin (14/10/2024).

Selain PSN, Dinas Kesehatan juga melakukan fogging di area yang menunjukkan adanya penyebaran jentik nyamuk lebih dari 5 persen. Namun, jika hanya satu rumah yang terdeteksi jentik dan area sekitar bersih, maka langkah fogging akan lebih terfokus pada rumah tersebut.

Baca Juga  Wali Kota Padang Lantik 122 Pejabat Administrator dan Pengawas

Evawestari juga mengingatkan pentingnya menerapkan 3M Plus. “Kuras bak mandi, tutup tempat penyimpanan air, dan daur ulang barang bekas. Plusnya adalah memasang kawat kasa di ventilasi, memakai pakaian lengan panjang, dan menggunakan lotion anti nyamuk,” tambahnya.

Dinas Kesehatan juga mengimbau masyarakat untuk memaksimalkan program satu rumah satu Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang bertanggung jawab memantau kebersihan rumah masing-masing.

“Penyuluhan di puskesmas dan posyandu terus kita gencarkan. Kami mengajak masyarakat peduli terhadap kebersihan lingkungan dan berperilaku hidup sehat,” tutup Evawestari. (*)